Pilihan dua bandara Tokyo: Haneda atau Narita
Penerbangan internasional dari Hong Kong ke Jepang sebagian besar mendarat di Bandara Narita, beberapa di Haneda. Kombinasi maskapai dan bandara dapat berubah; periksa jadwal terbaru di situs web resmi maskapai sebelum keberangkatan untuk memastikan bandara mana yang akan menjadi tempat kedatangan penerbangan Anda.
Haneda dekat dengan pusat Tokyo, sehingga waktu perjalanan ke kota setelah mendarat lebih singkat. Jika rencana perjalanan Anda berfokus di Tokyo dan Anda ingin cepat sampai hotel atau mengejar layanan transfer awal, Haneda lebih praktis.
Narita lebih jauh dari pusat kota, dengan waktu transfer lebih lama, tetapi banyak rute terkonsentrasi di sini dan ada juga pilihan penerbangan malam. Jika penerbangan Anda siang hari dan Anda tidak terburu-buru masuk kota, tidak perlu menghindari Narita.
Jika Anda menginap di Tokyo selama beberapa hari, periksa posisi akomodasi Anda terhadap dua bandara sebelum keberangkatan: jika hotel dekat Haneda, utamakan penerbangan Haneda agar tidak perlu menyeret koper melintasi kota dengan transfer tambahan.
Poin penting untuk masuk ke Osaka dan kota-kota tier dua lainnya
Jika rencana utama Anda di wilayah Kansai, masuk melalui Bandara Kansai Osaka lebih lancar: mudah masuk ke kota, dan bandara tidak jauh dari Kyoto, Nara, dan Osaka.
Jika Anda masuk melalui kota tier dua seperti Fukuoka atau Sapporo, pilihan transfer dari bandara biasanya terbatas dan beberapa rute ke kota memiliki koneksi jarang. Sebelum berangkat, periksa cara masuk ke kota dan kapan kereta terakhir; jangan mengandalkan mencari tahu hanya setelah tiba.
Kota mana pun yang Anda masuki tidak memengaruhi cara terhubung internet: konektivitas bergantung pada perangkat Anda terhubung ke jaringan Jepang, bukan pada membeli kartu di bandara tertentu. Instal eSIM sebelum berangkat; apakah Anda mendarat di Osaka atau Fukuoka, caranya sama.
Tiga langkah untuk terhubung internet saat tiba
Langkah satu: instal eSIM sebelum berangkat. Setelah memesan, pindai QR Code melalui Wi-Fi rumah Anda untuk menyelesaikan instalasi; langkah ini tidak perlu menunggu sampai mendarat. QR Code biasanya hanya bisa dipindai sekali, jadi periksa paket, tujuan, dan masa berlaku sebelum memindai; jangan terburu-buru.
Langkah dua: aktifkan data roaming setelah mendarat. Setelah eSIM terhubung ke jaringan Jepang, Anda perlu mengaktifkan data roaming di pengaturan ponsel (di iPhone, di baris paket data seluler); jika tidak, Anda hanya akan memiliki Wi-Fi bandara.
Langkah tiga: pilih jaringan lokal. Setelah mendarat, perangkat Anda akan otomatis terhubung ke operator lokal; jika sinyal lemah atau tidak dapat terhubung, pilih jaringan lokal secara manual di pengaturan.
- Masa berlaku dihitung dari pertama kali perangkat terhubung ke jaringan Jepang, bukan dari pemesanan atau instalasi — menginstalnya sebelum berangkat tidak akan mengurangi hari; lihat perbedaan antara instalasi dan aktivasi di instalasi vs aktivasi eSIM, cara menghitung hari.
- Untuk menentukan berapa banyak data yang Anda butuhkan dan apakah kuota harian atau paket data total yang cocok, lihat panduan paket eSIM Jepang.
Beli di bandara atau sebelum keberangkatan
Ada dua cara membeli kartu SIM di Jepang: membeli di counter bandara atau toko serba ada saat tiba, atau memesan dan memasang eSIM di rumah sebelum keberangkatan. Jaringan saat bepergian sama; perbedaannya ada pada waktu dan kenyamanan.
- Membeli di bandara: Anda perlu melewati imigrasi, mencari counter, antre, dan menjelaskan kebutuhan Anda; bahasa di lokasi sebagian besar Jepang/Inggris, sehingga komunikasi mungkin tidak lancar. Kartu fisik juga membutuhkan ponsel Anda memiliki slot atau dual SIM. Opsi ini cocok jika Anda punya waktu saat tiba dan tidak keberatan dengan rute memutar.
- Beli sebelum keberangkatan: Pesan di rumah, pasang eSIM, dan Anda akan punya internet begitu menyalakan ponsel setelah mendarat, tanpa antrean dan hambatan bahasa. Untuk kedatangan larut malam atau jadwal mendesak, ini opsi paling andal.
- Keduanya bisa digunakan bersamaan: Jika ponsel Anda mendukung dual SIM atau eSIM, Anda bisa memasang eSIM sebelum keberangkatan untuk langsung digunakan, dan kemudian menambahkan SIM lokal jika perjalanan diperpanjang, sehingga tidak perlu memilih salah satu.
Tips untuk transit dan kedatangan larut malam
Untuk kedatangan larut malam di Narita atau Haneda, koneksi kereta sudah jarang, dan beberapa periode memiliki layanan shuttle terbatas. Setelah melewati imigrasi, Anda perlu memeriksa koneksi keesokan harinya dan waktu check-in hotel; memiliki internet di ponsel sangat berguna — manfaat memasang eSIM sebelum keberangkatan adalah Anda bisa menyalakannya begitu mengambil bagasi setelah melewati imigrasi.
Untuk transit ke negara lain tanpa masuk Jepang: selama transit di area internasional bandara, ponsel Anda masih akan menerima sinyal Jepang. Jika Anda tidak ingin masa berlaku data dimulai selama transit, biarkan roaming tetap mati hingga Anda benar-benar masuk ke negara tersebut.
Nomor penerbangan, waktu boarding, gerbang, dll. — jangan mengandalkan aplikasi pihak ketiga atau artikel ini; maskapai mungkin menyesuaikan jadwal. Periksa detail penerbangan terbaru di situs web resmi maskapai sebelum keberangkatan, dan periksa lagi sebelum boarding.
Checklist sebelum keberangkatan
- Konfirmasi bandara kedatangan (Narita, Haneda, Kansai, dll.) dan periksa detail penerbangan terbaru di situs web resmi maskapai.
- Periksa apakah perangkat Anda mendukung eSIM sebelum memesan: tekan *#06#; jika muncul baris EID, berarti didukung; jika tidak, beli SIM fisik.
- Atur eSIM di Wi-Fi rumah Anda, periksa paket dan masa berlaku sebelum memindai kode QR.
- Catat lokasi saklar roaming data seluler; nyalakan segera setelah mendarat dan menyalakan ponsel Anda.
- Masa berlaku paket harus mencakup semua kota yang akan Anda kunjungi; semua paket Jepang dapat dilihat secara terpisah di kartu SIM Jepang.
Heading to Jepang? Get connected before you go.
See Jepang eSIM & SIM plansRelated destinations
More guides
eSIM, Pocket Wi-Fi, atau Roaming Operator? Cara Memilih Internet untuk Perjalanan
Ada tiga cara untuk terhubung ke internet di luar negeri: beli eSIM travel, sewa pocket Wi-Fi, atau aktifkan roaming dari operator asalmu. Panduan ini membandingkan struktur biaya, kepraktisan, dan risiko masing-masing, sekaligus menjelaskan mana yang cocok untuk tipe pelancong seperti apa.
Kuota Harian vs Kuota Total: Tipe SIM Mana yang Cocok untuk Perjalanan Anda
“1GB per hari” dan “10GB untuk 7 hari” terlihat mirip di atas kertas, tapi cara kerjanya sangat berbeda dalam praktiknya. Panduan ini membedah dua tipe kuota tersebut, bentuk perjalanan seperti apa yang cocok untuk masing-masing, dan cara memperkirakan secara kasar berapa kuota yang akan Anda butuhkan.
Apa Arti Sebenarnya Kartu SIM "Data Unlimited"
Hampir semua paket SIM travel yang berlabel "unlimited" punya batas kuota kecepatan penuh, setelah itu kecepatannya diturunkan tapi tetap bisa dipakai. Panduan ini menunjukkan cara menemukan batas tersebut di detail paket, dan apakah kecepatan setelah throttle masih benar-benar bisa digunakan.